Tips for Analytical Writing Section on GRE General Test

Pada GRE General test terdapat sesi Analytical Writing. Sesi test ini Mengukur pemikiran kritis dan penulisan yang analitis, khususnya kemampuan peserta untuk menjelaskan ide yang kompleks dengan jelas dan efektif.

Sesi ini terdiri dari dua jenis soal:

  1. Issue Writing Task
  2. Argument Writing Task

Keduanya meminta peserta test untuk menjawab soal berdasarkan tipe soal essay yang diberikan. Pada tipe issue writing task, peserta diminta untuk memberikan prespectiven-nya terhadap sebuah issue yang diberikan. Issue terdiri dari 2 elemen: a statement of your task dan 1-2 topik kalimat yang merupakan sebuah opini atas suatu issue. Statement of task peserta selalu dalam bentuk yang sama: “present your perspective on the following issue; use relevant reasons and/or examples to support your viewpoint.” Sedangkan tentang topik kalimat akan tampak seprtti ini: “The objective of science is largely opposed to that of art: while science seeks to discover truths, art seeks to obscure them.” Peserta bebas memberikan pernyataan persetujuan, penolakan atau memberikan penilaian baik-buruk sebuah statemen. Peserta harus memastikan bahwa bukti-bukti pendukung pernyataannya berasal dari “pengalaman, observasi, studi pustaka dan atau studi akademis”, dan bukan dari hal-hal yang fiktif atau karangan semata.

Berbeda dengan soal issue writing task, pada soal argumen task writing. Tugas peserta adalah untuk mengkritisi sebuah argumen berdasarkan alasan logis dan bukti kuat. Peserta tidak diperkenankan untuk menyatakan agreeing atau disagreeing tentang suatu pernyataan yang diberikan. Soal yang diberikan secara umum terdiri dari paragraph persuasive pada beberapa issue nyata di dunia. Peserta akan menemui sebuah argumen seperti “Americans should eat soy to prevent depression,” “The Mozart School of Music is the best of its kind because of x, y, and z,” dan “Grove College should preserve all-female education to improve morale among students and convince alumni to continue their support.” Setiap argumen memiliki alasan masing-masing yang mungkin tampak atau tidak tampak seperti sebuah pernyataan logis; inilah tugas peserta untuk menemukan kesalahan / kecacatan pada pernyataan tersebut dan memberikan alasan yang jelas serta persuasive. Ada beberapa hal kunci yang harus diperhatikan peserta di dalam menjawab argument task writing, yaitu:

  • Peserta tidak diminta untuk menyatakan persetujuan atau penolakan di dalam tulisannya.
  • Peserta harus menganalisa alasan dari sebuah argumen yang diberikan.
  • Peserta harus mempertimbangkan asumsi yang bisa dipertanyakan menggarisbawahi argumentsi.
  • Peserta harus mempertimbangkan luasnya bukti-bukti yang disajikan mendukung kesimpulan.
  • Peserta bisa mendiskusikan bukti-bukti tambahan yang dapat memperkuat atau membuktikan penyangkalan/kesalahan atas sebuah kalimat pernyataan.
  • Peserta bisa mendiskusikan tentang informasi tambahan , jika ada, yang dapat membantu peserta mengevaluasi sebuah kesimpulan argumen.

Berdasarkan ulasan di atas, maka diperlukan sebuah pelatihan khusus untuk mengetahui standar penulisan dalam issue task writing dan argument task writing yang baik dan benar sesuai dengan prosedur penilaian yang berlaku di dalam GRE General Test.

Di kebanyakan situs GRE Practice test, tidak menyediakan latihan soal-soal dan evaluasi untuk sesi analytical writing. Situs-situs tersebut kebanyakan hanya berfokus pada evaluasi soal-soal verbal dan quantitative sessions. Padahal sesi analytical writing juga penting dan menentukan kualifikasi seoaang peserta untuk bisa diterima di sebuah universitas di LN yang mempersyaratkan GRE score. Karena jika GRE score peserta program S2 misalnya mencapai 1200 (Verbal 600+quantitative 600), namun score analytical writing masih di bawah 4.5 (skala score 0 – 6), maka bisa menjadi alasan peserta tersebut ditolak aplikasinya oleh universitas tersebut. Karena rata-rata standar writing essay untuk memasuki program S2 paling sedikit harus memiliki analytical writing score 5.0 atau 5.5.

Oleh karena itu, sangat penting bagi peserta GRE General test untuk mengetahui standar kriteria dalam analytical writing scoring. Begitu juga perlunya latihan menjawab berbagai topik yang umum keluar di dalam GRE analytical writing tasks sehingga peserta akan terbiasa dan menjadi lebih siap dalam menjawab berbagai topik yang akan diberikan pada test yang sebenarnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s